Advertise Here

lindsays

- Another Blogger Blog's


Aku mulai menyukai hujan, hmmmmmh kenapa yaa? J

Dulu, aku pernah menyukai hujan dan aku senang sekali melihat hujan dari balik jendela kamarku (dulu). Kok dulu?? kenapa aku berkata dulu? yah, tepatnya saat aku masih suka hujan dan masih tinggal di Semarang. Yaaa karena sudah 2 tahun lebih aku tinggal di Bandung untuk melanjutkan sekolah demi mendapatkan sarjana…eittttzzz kembali ke topik lagi ya.
Hmmpph, suka hujan itu aku.
Aku senang melihat hujan turun
Dengan tangan menengadah, aku membiarkan hujan jatuh membasahi tanganku.
Sekarang, bukan.. waktu itu lebih tepatnya entah mengapa aku menjadi tidak suka pada hujan. Trauma?? Mmmmh..sepertinya tidak. Apa mungkin gara – gara ada seorang yang aku sayangi membenci hujan? Yahh,mungkin juga itu adalah jawabannya. Mungkin pikiranku menjadi sempit kala itu. Sang pembenci hujan itu bukanlah laki – laki yang membuatku jatuh cinta  seperti kisah dalam film.haha
Namun, wanita yang sangat aku sayangi. Ia nampak sedih saat hujan turun, menatap langit yang dipenuhi dengan rintikan hujan. Aku ingin sekali bertanya, mengapa engkau selalu tampak muram ketika melihat hujan? Tapi aku takut menyinggung perasaannya. Mungkin bisa dibilang sejak saat itu aku tidak menyukai hujan, karena jika rintikan hujan itu membasahi bumi aku akan melihat wajah cantiknya muram. Bisakah hujan turun tanpa diketahui olehnya? Agar ia selalu tertawa bahagia.
Maafkan aku Tuhan, bukan maksudku untuk tidak menyukai yang engkau ciptakan tetapi muram itu masing tersimpan dalam benakku kala itu. Hari berlalu dan berganti seiring takdir yang telah aku jalani, aku belajar menyukai hujan dan sebenarnya hujan tidak pernah salah. Aku yang salah karena telah mempersalahkan hujan, hujan yang selalu datang saat bumi ini haus dan hujan selalu pergi dengan menyiapkan indahnya pelangi. WOW, hujan itu sangat keren kawan jangan pernah benci hujan yaa karena hujan tidak pernah salah. J
Comments: (0)

Tuhan,kau tau kan hatiku sedang bimbang?
Tolong paku pikiranku agar ia tak dapat menengok hatiku
Takdirku sudah kau tentukan, apakah aku boleh merubah sedikit ketentuan takdirmu?
Aku tahu, aku tak pantas bimbang  jika ada kau di hatiku
Dan, aku pun tahu
Aku tak pantas gelisah jika kau berada di sisiku
Aku hanya punya satu hati darimu tetapi aku yakin, aku punya banyak cinta untukmu
Pasti kau tahu kan siapa cinta dalam hatiku?
Kau juga tahu kan betapa aku menyayanginya
Tolong jaga ia Tuhan
Berikan kebahagiaan untuknya
Jaga hatinya untukku, agar ia selalu bahagia
Karena aku tak tahu, sampai kapan aku dapat membuatnya tersenyum lagi
Hatiku sedikit goyah, karena ia membuat air mataku mencair kembali